Archive for April, 2007

Lini Tengah Belum Maksimal

Monday, April 30th, 2007

Kemenangan Persibo atas Persepar kemarin sore di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro tetap
bakal dievaluasi pelatih Gusnul Yakin. Sebab, dimata mantan penasihat teknis Persipur
Purwodadi itu,Persibo seharusnya bisa menang lebih dari dua gol. Namun,kenyataannya di lapangan ,banyak peluang yang terbuang percuma. “Ini karena lini tengah kami bermain buruk jauh dari saat melawan Gresik United dulu,”tuturnya.

Sementara itu,Manajer Persibo Kup Yanto Setyono merasa puas dengan hasil yang diraih Bambang Sumantri dkk kemarin sore.Menurut dia,Bupati Bojonegoro M Santoso yang duduk di sebelahnya,yakni di tribun VIP,juga merasa puas dengan donasi tiga poin yang diraih tim kebanggan warga Kota Ledre ini. “Bupati Santoso sangat puas atas hasil yang diraih Persibo,”kata Kup Yanto kepada wartawan koran ini.
Menurut Kup Yanto, begitu gol pertama dicetak Varney, bupati kemudian menyatakan kepada dirinya bakal memberikan bonus kemenangan bagi Bambang Sumantri dkk.
Saat ditanya besarnya jumlah bonus,Kup yanto menjelaskan bahwa para pemain akan mendapatkan bonus wajib Rp 25 juta atas kemenangan itu. “Namun untuk sunahnya dari Bupati Santoso diberi Rp 15 juta,sehingga total jumlahnya mencapai Rp 40 juta,”katanya.
Pria yang juga komandan Kodim 0813 tersebut menambangan,kemenangan itu menjadi modal yang sangat penting bagi Persibo untuk menghadapi Persipon Pontianak.”Semoga Persibo semakin bagus dan bisa membuat masyarakat tambah puas,”harapnya.

Sementara itu,pelatih Persepar Hartono seusai pertandingan menyatakan,meski terus dikurung pemain tuan rumah,anak asuhnya tetap mampu tampil maksimal.”Ya Persibo tim tangguh,pemainnya juga sarat pengalaman sehingga wajar saja kami kalah,”tuturnya.(Radar Bojonegoro)

Eugene-Awono Diberi Catatan

Thursday, April 26th, 2007

Penampilan pemain asing tetap menjadi sorotan utama pengurus tim Persibo Bojonegoro. Dalam rapat evaluasi Selasa malam lalu,dua pemain asing mendapatkan catatan tersendiri.Kedua pemain itu adalah Eugene Jlah Gray dan Awono.

Dua pemain asing tersebut diberi waktu menunjukkan kemampuannya pada dua laga mendatang,yakni menjamu Persipar Palangkaraya dan Persipon Pontianak.”Ya kami tagih kemampuannya,”tutur Abdul Choliq,salah satu pengurus tim Persibo saat dikonfirmasi wartawan koran ini kemarin siang. Jika melihat nilai kontrak dan gaji yang diterima,lanjut dia,kemampuan para pemain asing tentunya harus di atas rata-rata pemain lokal. Selain skil dua pemain asing itu belum terlalu menonjol, Choliq juga menyorot belum padunya permainan kedua pemain asing itu dengan Bambang Sumantri dkk.

Menurut dia,jika dalam dua laga kandang nanti Eugene dan Awono belum bisa menunjukkan permainan terbaiknya ,maka manajemen tim akan melakukan evaluasi lanjutan.”Ya kalau akhirnya bagaimana tunggu saja dua laga kandang dan evaluasi lanjutan nanti,”pinta Choliq.

Selain membahas kontribusi pemain asing,rapat evaluasi malam itu juga menyoroti kekuatan lini belakang Persibo. Menurut Choliq,para pemain belakang Persibo masih terlihat belum padu. Sehingga kerja sama antarpemain perlu ditingkatkan.”Kalau secara umum,tim kami sudah bagus,”tuturnya. Dia menambahkan,pada dua partai kandang melawan tim dari kalimatan tersebut,pengurus tetap menargetkan enam poin. Sebab,dengan mendapatkan enam poin,peluang Persibo untuk lolos ke divisi utama bakal terjaga. “Namun,kalau sampai gagal maka peluang kami akan semakin berat.Karena itu,laga kandang harus dimaksimalkan ,”imbuh pria yang juga menjabat camat itu.

Hingga saat ini,Persibo masih berada di peringkat ketujuh klasemen grup 3 kompetisi divisi I PSSI. Tim berkostum kebesaran oranye itu hanya mampu mengemas lima poin dari tiga pertandingan yang sudah dilakoni. Lima poin itu diperoleh Persibo dari kemenangan atas mojokerto Putra dan hasil seri saat melawan ke kandang Gresik United dan Persedikab Kediri. Poin yang dikumpulkan Persibo itu masih selisih empat poin dari pimpinan klasemen sementara Persiba Bantul. Persiba mengemas hasil sempurna ,sembilan poin,dari tiga pertandingan yang telah dilakoninya.(Radar Bojonegoro)

Persibo Jalani Latihan Ringan

Wednesday, April 25th, 2007

Para pemain Persibo Bojonegoro kemarin sore mulai menjalani latihan pasca libur usai melawan Persedikab Kediri Minggu lalu.

Dalam latihan di Stadion Letjend H Soedirman Bojonegoro, Bambang Sumantri dkk hanya diminta melakukan latihan ringan. Asisten pelatih Persibo Gatut Amansyari kepada wartawan Radar Bojonegoro menyatakan, semua pemainnya saat ini dalam keadaan fit. “Kami bersyukur padahal dua laga away kemarin cukup memeras keringat,” tuturnya.

Karena kondisi pemain tidak ada yang cedera, lanjut Gatut, akan lebih mudah bagi jajaran pelatih dalam menurunkan formasi dan strategi untuk menghadapi Persipar Palangkaraya Minggu nanti. “Paling tidak kami bisa lebih banyak pilihan pemain,” imbuhnya.

Menurut mantan pelatih Persibo junior itu, waktu beberapa hari ini akan dimanfaatkan untuk men-drill para pemain tim kebanggaan
warga Kota ledre tersebut. “Kalau banyak pilihan strategi yang diterapkan akan semakin bagus,” katanya.

Target sapu bersih poin di kandang, lanjut Gatut, wajib dipenuhi oleh para pemain. Namun, untuk mewujudkan ambisi tersebut, kata dia, memerlukan dukungan dari semua pihak, “Ya termasuk suporter dan pihak lainnya,” tuturnya. (sumber: Radar Bojonegoro)

Nilai Pemain Asing Belum Kompak

Tuesday, April 24th, 2007

Dua laga away awal Persibo Bojonegoro di kompetisi divisi I grup C telah dilakoni. Hasilnya, dari empat poin yang ditargetkan pengurus tim Laskar Angling Darma itu, Bambang Sumantri dkk hanya mampu merealisasikan dua poin. Yakni, bermain imbang tanpa gol melawan Gresik United dan membagi skor 2-2saat berjumpa Persedikab Kediri minggu lalu.

Meski tim polesan Gusnul Yakin gagal memenuhi target yang di patok, para pengurus Persibo tak terlalu mempermasalahkan. Bahkan,
mereka merasa bersukur atas hasil tersebut. “Dua poin kan suda bagus meski sebenarnya empat poin sudah di depan mata,” tutur

Manajer Persibo Letkol (Inf) Kup Yanto Setyono kepada wartawan koran ini kemarin siang.

Menurut dia, hasil dua laga tandang itu tetap dievaluasi. “Rencananya selasa (hari ini) malam kami bakal menggelar rapat evalusasi dengan jajaran pelatih,”imbuhnya.

Kup Yanto menambahkan,salah satu bahan evaluasi yang akan diangkat dalam rapat adalah kontribusi empat pemain asing Persibo. “Mereka kan di kontrak malah,tentunya mereka harus menunjukkan kualitas sebagai pemain asing,”katanya.

Soroton paling tajam bakal diarahkan pada Eugene Jlah Gray.Menurut Kup Yanto,pemain asing asal Liberia yang menempati posisi tengah itu masih belum padu dengan rekan-rekannya di lapangan.”Dan itu sangat terlihat saat laga di Kediri Minggu lalu,”ujarnya.

Apakah Eugene bakal didepak?Pria yang juga Dandim 0813 itu menyatakan pihaknya tidak akan membuat keputusan yang mengejutkan seusai menggelar evaluasi.Dia hanya meminta pemain yang bersangkutan bisa lebih meningkatkan kemampuannya.”Namun kalau nggak ada perubahan dalam beberapa laga ke depan,terpaksa kami ambil tindakan,”tuturnya.

Peringatan itu,lanjut dia,tidak hanya berlaku bagi Eugene. Dia berharap masalah tersebut bisa dijadikan pengalaman para pemain asing lain yang ada di Persibo.

Setelah menyelesaikan dua laga away,lanjut dia,bidikan Persibo selanjutnya adalah dua laga kandang. Yakni,saat menjamu Persipar Palangkaraya dan Persipon Pontianak. “Dua laga kandang itu wajib disapu bersih,”imbuhnya.

Sementara itu,sore ini para pemain Persibo akan kembali menjalani latihan rutin setelah libur sehari. Mereka bakal melakukan latihan di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro.(Radar Bojonegoro)

2 Persedikab v Persibo Bojonegoro 2 : Satu Poin Lagi

Monday, April 23rd, 2007

Persibo Bojonegoro gagal memenuhi ambisi untuk mencuri poin absolut di kandang Persedikab kediri.Pada laga lanjutan kompetisi divisi I group 3 kemarin,tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu hanya mampu bermain imbang
2-2 melawan Persedikab di Stadion Chandra Bhirawa Kediri.

Persibo sebenarnya sempat dua leading pada pertandingan yang disaksikan sekitar 5 ribu penonton itu. Di menit-menit awal ,tekanan yang dilakukan trhadap tim tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-8.

Berawal dari serangan yang dibangun melalui sayap kiri, Herri Purnomo mampu lolos dari sergapan pemain lawan.Dia kemudian mengumpulkan bola yang dibawanya ke depan gawang lawan. Varney Pas Boakai yang dekat dengan si kulit bundar kemudian menyundul bola itu dan arahnya mampu mengecoh penjaga gawang .Skor pun berubah 1-0 untuk Persibo.

Namun,keunggulan tim kebanggan warga warga Kota Bojonegoro itu tak bertahan lama.Melalui serangan balik, Faris memberikan umpan ke arah Charles Orok. Stiker tim berjuluk Bledug Kelud itu kemudian berhasil melepaskan diri dari pengawalan pemain belakang Persibo. Begitu mendapatkan ruang gerak menendang ,si kulit bundar dilesakkan hingga mengecoh penjaga gawang Persibo, Saefudin.

Berhasil menyamakan kedudukan,anak asuhan Nubiyanto bersemangat kembali.Mereka terus berupaya menekan pertahanan Persibo. Namun,karena terlalau asyik menyerang ,pada menit ke-30 Persibo justru berhasil memaksimalkan serangan balik menjadi gol. Adalah Varney yang kembali menjadi pahlawan tim Persibo. Gol kedua striker asal Liberia itu tercipta berkat asist tandemnya Ali Usman dari rusuk kanan pertahanan lawan.

Memasuki babak kedua,tim tuan rumah yang tertinggal berusaha menyamakan kedudukan.Sementara Persibo memilih lebih banyak bertahan.Meski demikian ,sesekali Bambang Sumantri dkk melakukan serangan balik .Karena terus
diserang ,impian Persibo untuk membawa pulang tiga poin akhirnya buyar di menit ke-75 . Faris yang lolos dari kawalan pemain Persibo berhasil menendang bola menyusur tanah dan mengecoh Saefudin.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan ,para pemain Persedikab kian bersemangat untuk mengurung benteng pertahanan Persibo. Namun ,hingga peluit panjang dibunyikan wasit tanda pertandingan berakhir,kedudukan 2-2 tak
berubah.

Meski tidak memenuhi target tiga poin,Imam Sardjono,salah satu pengurus Persibo mengaku puas. Menurut dia,meski hanya memetik satu poin,hasil tersebut dinilai cukup maksimal. Alasannya,permainan lawan cukup ngeyel.”Ya hampir (menang) memang,tapi hasil seri sudah maksimal,” tuturnya.(JP)

Pemain Diminta Tak Anggap Enteng Lawan

Friday, April 20th, 2007

Mampu mencuri satu poin di kandang Gresik United (GU) membuat optimis kubu Persibo Bojonegoro menghadapi laga selanjutnya membubung tingi. Namun, pengurus mengingatkan agar pemain tidak meremehkan lawan.
Abdul Chalik, salah satu pengurus Persibo, menyatakan, meski selama beberapa musim kompetisi ini Persedikab Kediri yang bakal menjadi lawan Persibo selalu menjadi tim papan bawah, dirinya meminta hal itu tidak dijadikan acuan. “Sebab, saat ini Persedikab sudah berbeda dengan yang dulu,” katanya.

Selain itu, lanjut pria yang juga camat padangan itu, hasil imbang 0-0 Persibo saat meladeni GU tidak bisa dijadikan ukuran.”kalau wasitnya tidak lebih parah, tentu kita tidak kesulitan memenuhi target tiga poin,” tuturnya.
Dia juga menjelaskan, saat pertandingan uji coba di Bojonegoro beberapa waktu lalu Persibo kesulitan mengalahkan Persedikab meski hasil akhirnya ungul 3-2.”Padahal, itu main kandang. Kita juga bisa bayangkan kalau main di kandang lawan, ” tuturnya.

Karena itu, dia berharap Bambang Sumantri dan kawan-kawan tetap waspada dan menjaga pemain saat tandang ke Stadion Candra Bhirawa Kediri mingu lusa. “Yang penting semangat harus tetap tingi karena main di kandang lawan,”tegasnya.

Dia juga meningkatkan, dengan raihan tiga poin sesuai target bakal bisa jadi peluang Persibo untuk berada di trek papan atas.”Kalau
sampai kalah, meski baru tiga pertandingan, tentu langkah selanjutnya bakal berat bagi Persibo,”imbuhnya.(JP)

0 GU v PERSIBO 0 : Target Terpenuhi

Thursday, April 19th, 2007

Persibo Bojonegoro berhasil memenuhi ambisinya untuk membawa pulang satu poin saat meladeni tuan rumah Gresik United. Pada laga lanjutan kompetisi divisi I grup 3, tim berjulukan Laskar Angling Darma itu berhasil menahan tim polesan Sanusi Rahman dengan skor 0-0 di stadion Petrokimia Gresik.

Sebagai tim tamu, Persibo menerapkan strategi bertahan di menit-menit awal. Gersik United yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri memanfaatkan kesempatan itu dengan menekan pertahanan Persibo. Pertandingan baru berlangsung 6 menit, tim polesan Gusnul Yakin itu harus menerima kenyataan pahit, dihukum dengan tendangan penalti. Hukuman itu diberikan karena wasit Akhyar dari Pasuruan mengangap pemain belakang Agusmanto menjatuhkan pemain depan Gresik United di area terlarang. Namun, striker Marcos Santana yang ditunjuk sebagai algojo gagal mengeksekusi tendangan itu dengan baik. tendangan kerasnya hanya menyamping di sisi kiri gawang Persibo yang kemarin dijaga Saifudin.

Tak ingin terus tertekan, tim kebanggaan warga Bojonegoro ini sesekali melancarkan serangan balik. Usaha yang dilakukan Bambang Sumantri dkk itu sempat merepotkan lini belakang Gresik United. Bahkan, Persibo nyaris ungul ketika umpan matang disosorkan Varney kepada Eugene Jlah Gray. Tandukan mantan pemain Persmin Minahasa hanya berada sedikit di atas mistar gawang Gresik United.

Memasuki babak kedua, tim tuan rumah terus berusaha mengurung pertahanan Persibo. Namun, usaha yang dilakukan Yance Katehokang dkk kerap berhasil dimentalkan lini belakang Persibo. Sebaliknya, serangan balik yang dibangun tim berkostum kebesaran oranye ini kerap terhenti karena jebakan offside lawan. Perjuangan gigih pemain Persibo untuk menahan gempuran tim tuan rumah akhirnya memakan korban. Herri Purnomo harus ditandu keluar lapangan karena mengalami cedera. Posisinya digantikan Reggie Radityo. Hingga pertandingan berakhir,tak ada sebiji gol pun yang lahir dari kedua tim. Manajer Persibo Letkol (inf) Kup Yanto Setyono kepada wartawan koran ini menyatakan ,satu poin yang diperoleh di laga kemarin sudah sesuai target.

“Ini sesuatu yang luar biasa melihat pemain persibo yang selalu dirugikan di lapangan.Yang jelas ,kami akan balas di Bojonegoro,”tuturnya.

Meski demikian ,pria yang juga Dandim 0813 itu mengingatkan kepada para pemainnya untuk segera mempersiapkan diri mengahadapi Persedikab Kediri.”karena targetnya di kandang Persedikab adalah poin,”tuturnya. (JP)

GU V PERSIBO: Lawan Lebih Tahu

Wednesday, April 18th, 2007

Sore ini, laga lanjutan kompetisi divisi I kembali diputar. Persibo Bojonegoro akan bentrok melawan Gresik United di Stadion Petro kimia Gresik. Sebagai tim tamu, Persibo tak akan terlalu bernafsu untuk mengempur pertahanan lawan secara bergelombang. Tim berjulukan Laskar Angling Dharma ini bakal menerapkan strategi lebih banyak bertahan sesekali melakukan serangan balik. Apa lagi, jajaran pengurus Persibo juga ” hanya ” mematok target satu poin alias hasil seri. Pelati Persibo Gusnul Yakin menyatakan, meghadapi tuan rumah Gresik United, anak asuhnya akan diintruksikan sedikit bertahan. ”namun, sesekali jika ada kesempatan kami akan tetap tampil menyerang, ” tuturnya.

Menurut dia, pasca kemenangan 1-0 atas Mojokerto putra dilaga perdana beberapa waktu lalu, mental dan semangat bertanding Bambang Sumantri ddk kini cukup tingi. Motivasi itu akan dijadikan modal tersendiri.
Apakah akan tetap mengunakan formasi 4-4-2? Menurut Gusnul, formasi 4-4-2 tidak akan menjadi keharusan diterapkan di lapangan ”Yang penting anak-anak tahu posisi kapan menyerang dan kapan bertahan,” tuturnya.

Pada laga sore ini, Persibo tetap belum bisa menurunkan skuad terbaiknya. Pemain asing Awono belum mengantongi izin. Demikian juga Redy dan Samsul Arif. Agar tak kalah di lini tengah, kemungkinan Gusnul akan mengeser posisi pemain belakang Patrik Nuku menjadi gelandang bertahan. Dia bersama Iswandi Da’i, Bambang Sumantri dan Eugene Jlah Gray akan membantu mengalirkan bola ke lini depan yang diisi Varney Pas Boakai dan Ali Usman.

Sementara itu, kubu Gresik United tidak terlalu asing dengan kekuatan Persibo. Maklum, pelatih Gresik United Sanusi Rahman musim lalu memoles tim kebangaan warga kota Bojonegoro tersebut. Nama-nama seperti Abdhul Kholik, Agusmanto, Heri Purnomo, Iswandi Da’i dan Varney adalah pemain yang ditangani Sanusi musim lalu. Tentu, dia tahu karakter mantan anak asuhnya itu. Bahkan, beberapa mantan pemain Persibo kini diboyong pelatih yang kerap disapa Uci itu ke Gresik United. Mereka diantaranya Orry Kambuya, Wawan Hariono, Ferri Hadi Kurniawan , Leke Anderson, Eko Kartono, dan Aries Tuansyah.(JP)

Boromania Berangkat Ke Gresik

Tuesday, April 17th, 2007

Sementara itu, Boromania, salah satu kelompok pendukung Persibo tak ingin ketinggalan dalam mendukung tim kesayangannya. Mereka berencana memberangkatkan seribu orang ke Gresik.

Menurut Presiden Boromania Abdul Karim, selain suporter yang dikoordinasi, dia memperkirakan banyak pecinta bola Bojonegoro yang berangkat secara pribadi. Apalagi, jarak Bojonegoro-Gresik relatif tidak terlalu jauh. “Kalau kami menargetkan seribu orang Boromania bakal berangkat ke Gresik,” tuturnya.

Pria yang kerap disapa Dul itu berharap saat tampil di kandang Gresik United besok, Bambang Sumantri dkk tidak mengecewakan. “Meski hanya seri atau kalah sekalipun, kalau bermain bagus kami tidak akan kecewa,” imbuhnya.

Mengenai komunikasi dengan Ultrasmania, julukan suporter pendukung Gresik United, Dul mengaku sudah berkoordinasi. ” Bahkan

kami tidak dijatah kuota mengingat persahabatan yang terjalin antara Boromania dan Ultrasmania,” tuturnya.

Laskar Angling Dharma Targetkan Empat Poin

Tuesday, April 17th, 2007

Persibo Bojonegoro mematok target empat poin dari dua laga tandang lanjutan konpetisi divisi I melawan tuan rumah Gresik United dan Persedikab Kediri.

Khusus untuk menghadapi Gresik United besok sore, tim polesan Gusnul Yakin itu hanya ditarget memetik satu poin alias hasil seri.

Manager Persibo Kup Yanto Setyono menyatakan, target satu poin dari kandang Gresik United harus dapat diwujudkan para punggawa Persibo. “Namun, kalau bisa poin penuh kenapa tidak,” katanya.

Pria yang juga komandan Kodim 0813 itu meminta seluruh pemain Persibo menunjukkan kemampuan maksimal utuk mewujudkan target tersebut. “Tapi juga dibutuhkan dukungan seluruh pihak, bukan hanya pemain,” imbuhnya.

Untuk merealisasikan target tersebut, tim pengurus Persibo saat ini mengupayakan agar pemain asing Awono bisa membela tim. Pemain yang masih terganjal masalah kartu izin tinggal sementara (KITAS) itu diharapkan bisa melapisi lini belakang tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini. “Saya mendapatkan kabar kitas Awono sudah selesai dan yang bersangkutan sudah di Indonesia,” tuturnya.

Seperti diberitakan, selain Awono yang terganjal kitas, pemain lokal Redy juga belum diizinkan memperkuat Persibo. Alasannya, pemain ini musim lalu memperkuat Persikad Depok U-23 dan hingga kini belum ada surat keluarnya. Kemarin, satu pemain lokal lagi untuk sementara dilarang bermain bersama Persibo. Dia adalah Syamsul Arief. Pengda PSSI Jawa Timur mengirimkan faksimili ke Persibo terkait status Syamsul sebagai mantan pemain Pra PON Jatim. Pengurus Persibo belum berani memastikan apakah nekat menurunkan pemain putra daerah itu atau tidak.

Skuad Persibo kemarin petang berangkat menuju Gresik. Direncanakan pagi ini Bambang Sumantri dkk bakal menjajal rumput di Stadion Petrokimia Gresik.