Archive for May, 2007

1 PERSIBO V PERSIPRO 0 : Hanya Menang Tipis

Thursday, May 31st, 2007

Persibo Bojonegoro hanya mampu menang tipis 1-0 saat menjamu tim tamu Persipro Probolinggo kemarin sore dalam laga lanjutan kompetisi divisi I. Satu gol itu pun tercipta dari titik putih melalui kaki Iswandi Da’i pada menit ke-64.

Kekhawatiran Pelatih Persibo Gusnul Yakin bakal diterapkannya negative football oleh tim tamu terbukti. Menempatkan delapan pemain di barisan pertahanan serta seorang pemain gelandang dan striker, Persipro sempat mampu mengimbangi permainan tim tuan rumah. Meski demikian, memasuki pertengahan babak pertama permainan menjadi tidak seimbang dan lebih banyak dikuasai Bambang Sumantri dan kawan-kawan dari Persibo.

Hanya, meski mendominasi permainan Vaerney Pas Boakai dan Ali Usman gagal mencetak gol. Padahal, saat itu berkali-kali keduanya memiliki peluang bagus. Karena ketatnya barisan pertahanan Persipro yang dikawal Khairil Anwar itulah anak asuh Gusnul Yakin seperti kehilangan cara memasukan bola ke gawang lawan. Sampai dengan pertandingan pertama berakhir, kedudukan tetap imbang tanpa gol.

(more…)

100% Bebas Asap Rokok

Thursday, May 31st, 2007

World No Tobacco Day 2007

Kepada: pengelola tempat-tempat umum

Penelitian ilmiah tentang bahaya perokok pasif telah dilakukan selama lebih dari 20 tahun. Tidak ada keraguan bahwa merokok secara pasif sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, menyebabkan kanker dan banyak penyakit pernafasan serta kardiovaskuler pada anak-anak serta orang dewasa, dan tidak jarang mempercepat kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah berkesimpulan bahwa asap rokok, sekecil apapun jumlahnya, tetaplah berbahaya. Rekomendasi WHO tentang hal ini mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok adalah dengan memberlakukan peraturan 100% bebas asap rokok bagi tempat-tempat umum.

Hak untuk mendapatkan udara bersih, bebas dari asap rokok adalah hak umat manusia.

Dengan demikian, kami meminta anda untuk melindungi kesehatan pegawai, pekerja dan masyarakat umum dengan cara menerapkan peraturan yang 100% melarang merokok di tempat-tempat umum. Kami percaya, langkah ini adalah langkah yang sangat penting untuk melindungi kesehatan kita dan anak-anak kita semua.

Tertanda,

Persibo.Blogspot.Com

Awas, Problem Lini Tengah

Tuesday, May 29th, 2007

Meski bakal bermain di hadapan publik sendiri, Pesibo Bojonegoro dihadapkan pada problem belum bugarnya sejumlah pamain tengah.

Hal itu diungkapkan Pelatih Pesibo Gusnul Yakin di sela-sela memimpin latihan rutin kemarin sore di Stadion Letjend H Soedirman, Bojonegoro. Menurut dia, problem tersebut kini tengah dicarikan solusinya.

“Paling tidak, saya sudah tahu masalah yang kami hadapi dan solusi sedang kami cari,” katanya.

Di posisi tersebut, ada tiga pemain yang mungkin belum bisa diturunkan saat Persibo menghadapi Persipro Probolinggo. Yakni, Reiggie Raidtyo, Iswandi Da’i, dan M. Budiana.

“Ketiga pemain tersebut belum fit seratus persen kondisinya,” tegasnya.

Padahal, selama ini tiga pemain tersebut merupakan pilar penting di lini tengah tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu. Sementara para pemain lapis kedua masih terbentang jarak, baik dari segi kemampuan maupun kekompakan.

Mantan penasihat teknis Persipur Purwodadi itu juga mengisyaratkan masih akan terus memantau kondisi tiga pemain tersebut. Namun, jika pada saatnya nanti para pemain tersebut belum bisa diturunkan, dia sudah mempunyai opsi lain, “Ya, kita akan turunkan pemain yang ada dan kita optimalkan,” katanya.

Semantara itu, dalam latihan kemarin sore seluruh pemain hadir. Usai pemanasan dengan jogging beberapa kali mengelilingi lapangan, mereka berlatih melakukan tendangan langsung ke gawang. Meski hanya latihan ringan, Gusnul Yakin juga menyelipkan latihan teknik dan strategi yang bakal diterapkan saat menjamu Persipro besok sore. (Radar Bojonegoro)

Pulihkan Stamina

Monday, May 28th, 2007

Pemulihan stamina menjadi agenda latihan Persibo Bojonegoro sore nanti pasca lawatan di kandang Persiba bantul dan PSIR Rembang.

Hingga kini,pemain tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut tidak ada yang cedera.Kalau pun ada yang tak merumput di ajang lanjutan kompetisi divisi I hanya gelandang Reggie Radityo.Dia diharamkan bertanding melawan tim tamu Persipro Probolinggo pada 30 Mei nanti karena menjalani hukuman kartu merah akibat akumulasi dua kartu kuning yang diterimanya saat bentrok lawan PSIR kamis lalu.

Asisten Manajer Persibo Bidang Teknis Imam Sardjono saat dihubungi wartawan koran ini menjelaskan,meski tak ada pemain yang cedera,Bambang Sumantri dkk masih mengalami kelelahan setelah tiga laga tandang berturut-turut.”Problem kami hanya mengembalikan kebugaran pemain serta menjaga agar para peemain tidak cedera.Itu saja,”tuturnya.Sementara itu,pelatih Persibo Gusnul Yakin menyatakan bahwa dirinya dalam satu hari ini akan memberikan menu latihan ringan saja.”Ya kalau anak-anak masih lelah dan dipaksakan tentu akan beresiko cedera ,”tuturnya.

Pelatih asal Malang itu menambahkan,jika kebugaran dan fisik pemain sudah kembali normal,maka pihaknya bakal memberikan program latihan untuk menghadapi dua laga lanjutan divisi I dan laga second leg Copa Indonesia melawan Persik Kediri.

Menurut Gusnul,untuk saat ini dirinya hanya fokus mempertahankan pola permainan anak asuhnya .”Kalaupun ada perubahan hanya strategi saat di lapangan ,”tuturnya.

Sementara itu,satu pemain Indonesia Muda (IM) Bojonegoro akhirnya dinyatakan lolos seleksi pemain tim U-15 jawa timur.Pemain itu adalah penjaga gawang Heru Candra Asmara.Kabar lolosnya Heru sebagai pemain U-15 Jatim yang dipersiapkan untuk menghadapi Piala Medco kemarin disampaiakan Pj Sekretaris Pengda PSSI Jatim Kushandoko melalui telepon.Dia meminta Heru pagi ini hadir di Lapangan Jenggolo,Sidoarjo untuk mengikuti puslatda.

Suharto,salah seorang pelatih IM Bojonegoro membenarkan hasil seleksi tersebut.Saat ini,kata dia ,dirinya sedang menguruskan izin libur sekolah bagi Heru .”Karena puslatda akan berlangsung sebulan ,”tuturnya. (Radar Bojonegoro).

Persibo Menyerah 0-3 Atas PSIR Rembang

Monday, May 28th, 2007

Prestasi Persibo Bojonegoro, Jatim, yang belum pernah kalah pada kompetisi divisi I, Kamis, berakhir setelah menyerah tiga gol tanpa balas dari tuan rumah PSIR Rembang.

Keita Bakari menyumbangkan dua gol untuk PSIR pada menit ke 15 dan 36, sedangkan striker andalan mereka Hadi Surento mempersembahkan satu gol menjelang babak pertama berakhir.

Ketua Umum Persibo, Kup Yanto Setyono, menjelaskan meskipun timnya kalah, bukan berarti peluang Persibo sudah berakhir pada kompetisi ini. Alasannya, dari 18 kali pertandingan yang harus dimainkan hingga berakhirnya kompetisi, Persibo baru melakukan pertandingan ketujuh.

Karena baru mendertita sekali kalah, peluang Persibo yang ditargetkan bisa naik ke divisi utama masih terbuka lebar.

Pria yang juga Komandan Kodim 0813 itu menyatakan kekalahan yang dialami Persibo tidak lepas dari faktor kelelahan, karena jadwal pertandingan yang terlalu dekat, juga jarak tempuh di setiap pertandingan mengakibatkan terganggunya permainan anak asuh Gusnul Yakin.

“Dengan kekalahan ini Persibo di klasemen sementara berada pada posisi empat sementara PSIR naik ke posisi tiga,” jelasnya.

Tiga gol kemenangan tuan rumah yang semuanya dicetak pada babak pertama tersebut terjadi karena Bambang Sumantri dan kawan-kawan tampil di bawah form.

Penyebab utama buruknya penampilan tim kebanggaan kota minyak itu adalah akibat menurunnya fisik para pemain setelah menjalani laga tandang yang cukup berat serta dengan jeda waktu yang mepet. (Antara)

Jago Kandang Lawan Jago Seri

Thursday, May 24th, 2007

Predikat jago kandang melekat pada diri PSIR Rembang.Dari tiga kali laga yang dilakoni dihadapan pendukungnya sendiri,PSIR berhasil menyapu sembilan poin.Terakhir,mereka menenggelamkan Mojokerto Putra dengan skor telak,4-0.
Catatan rekor selalu menyapu bersih laga home akan coba dihentikan Persibo Bojonegoro sore ini pada laga lanjutan kompetisi divisi I grup III.Tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini melawat ke kandang PSIR dengan modal catatan prestasi di luar kandang.Bambang Sumantri dkk memiliki tak sekalipun tersentuk kekalahan saat melakoni laga away.Tim Gresik United,Persedikab Kediri ,dan Persiba Bantul mampu ditahan imbang di kandangnya masing-masing.Selalu sukses mencuri satu poin di kandang lawan itulah yang bakal dijadikan pelecut semangat tim kebanggaan warga Kota Ledre pada pertandingan sore ini.

Pelatih Persibo Gusnul Yakin mengaku tidak mempersiapkan strategi khusus kepada anak asuhnya untuk menghadapi laga ini.”Saya hanya tekankan jangan terpengaruh teror dan tetap main normal,’tuturnya.

Teror?Ya,kondisi Stadion Krida Rebmang dikawatirkan mantan penasehat Persipur Purwodadi itu memudahkan suporter tim tuan rumah untuk meneror anak asuhnya. Sebab, jarak penonton yang dengan lapangan hiojau diangap cukup memuahkan bagi pendukung tuan rumah untuk melakukan teror terhadap pemain lawan.

Bagi Persibo, kekuatan PSIR sebenarnya tidak terlau asing. Keduanya pernah beruji coba di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro. Pertandingan yang digelar seelum kopetisi itu diputar itu dimenangi oleh Persibo dengan skor 1-0. Dari pertandingan uji coba itu plus laga lain PSIR, Gusnul menilai dua pemain sayap tim asal kota Rembang itu memiliki mobilitas yang tingi. Dia berharap pemain lini tengah yang diturukanya mampu pergerakan dua pemain sayap PSIR. “Agar bola berbahaya bisa dicegat lebih awal dan serangan balik tetap kami andalkan melalui striker, “imbuhnya.

Sementara itu, pelatih PSIR Soeroso menyatakan optimistis pasukanya bakal berjaya saat meladeni Persibo. Alasanya, dalam beberapa kali pertandingan di kandang, PSIR belum pernah kalah. “Kalaupun kalah itu terjadi saat kami melakoni laga tandang,”katanya.

Berdasarkan pengamatan Soeroso, kekuatan Persibo terletak di lini tengah. “karena itu, dua pemain sayap kami harus lebih aktif untuk memberikan umpan ke kotak penalti,”tuturnya.(Sumber:Radar Bojonegoro)

Targetkan Curi Poin

Wednesday, May 23rd, 2007

Persibo Bojonegoro siap bentrok melawan tuan rumah PSIR Rembang besok sore.Hasil imbang tanpa gol saat dijamu Persiba Bantul Senin lalu kian melecut semangat bertanding tim polesan Gusnul Yakin tersebut.

Meski konfidensi tinggi menyelimuti Bambang Sumantri dkk,pengurus tim tetap mengingatkan kekuatan calon lawan Persibo besok sore.Menurut Abdul Kholiq,salah seorang anggota manajemen Persibo,lawatan ke kandang Persiba.”Di sana (Rembang) kan stadionnya sempit dan jarak penonton dengan lapangan sangat dekat.Tentunya akan menjadikan teror tersendiri bagi pemain lawan,”katanya.

Selain itu ,lanjut pria yang juga camat Padangan tersebut ,PSIR menunjukkan prestasi sangat baik ketika bermain di kandangnya sendiri.Mereka selalu menang saat tampil di hadapan pendukungnya sendiri.”Dan yang perlu diperhatikan adalah faktor nonteknis,”tuturnya.

Melihat statistik permainan PSIR di kandang ,lanjut Kholiq,target mencuri satu poin dari tim asal Rembang itu cukup realistis .Kalau bisa menyapu bersih poin di kandang PSIR,kata dia,itu merupakan hasil luar biasa.”Tapi kalau bisa menang kenapa tidak,”tuturnya.

Untuk meredam permainan PSIR,Kholiq berpesan kepada pemain Persibo agar tidak terpancing emosi saat bentrok besok.Dia meminta Bambang Sumantri dkk bermain normal.Bagaimana dengan teror dari suporter tuan rumah?Menurut Kholiq,teror pemain saat bermain di kandang lawan adalah sesuatu hal yang biasa.Yang penting jangan terpancing emosi.Itu saja,”katanya.

Dia optimistis para pemain Persibo bisa mewujudkan target mencuri satu poin.Apalagi,kondisi pemain saat ini tak ada masalah.”Yang dibutuhkan hanya menjaga semangat,”tuturnya.

Adakah bonus khusus di laga besok?Menurut Kholiq,setiap jerih payah pemain saat memperkuat Persibo selalu dihargai.Karena itu,bonus bagi para pemain akan dikucurkan jika pemain Persibo mampu mewujudkan terget yang dibebankan manajemen tim.”Karena kami menganggap laga ini laga penting,”ujarnya.

Sementara itu,Boromania,salah satu kelompok suporter Persibo,malam ini akan menggelar nonton bareng.Pertandingan yang ditonton bersama adalah laga final Piala Champions yang mempertemukan AC Milan melawan Liverpool.”Nonton baarengnya di depan Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro,”kata Mumaiyizan,salah satu panitia acara nonton bareng.(Radar Bojonegoro)

Rekor "Unbeaten" Terjaga

Tuesday, May 22nd, 2007

Persibo Bojonegoro mampu mempertahankan rekor belum tersentuh kekalahan dikompetisi divisi 1 musim ini.Pada pertandingan keenamnya di grup III kemarin sore,tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini berhasil menahan imbang tuan rumah Persibo Bantul di Stadion Pacar Bantul dengan skor 0-0.

Pada pertandingan itu,Persibo berusaha mengimbangi permainan lini tengah tim tuan rumah agar alur bola tidak sering ke jantung pertahanan tim kebanggan warga Bojonegoro ini.Namun,pemain tim berkostum kebesaran oranye itu gampang terpancing emosinya.Akibatnya,strategi permainan yang di kembangkan tak berjalan.

Pada meniit ke-22,Persibo di hukum wasit dengan tendangan penalti.Hukuman itu diberikan karena wasit menganggap E Gonzales yang sedang membawa bola dilanggar pemain Persibo di area kotak pinalti.Hukuman ini sempat di protes Bambang Sumantri dkk. Mereka menganggap Gonzales hanya melakukan diving di area terlarang untuk mencari keuntungan. Namun,protes tersebuit tak membuahkan hasil.wasit tetap bersikukuh pada keputusannya.

Meski demikian,dewi fortuna tetap berpihak pada Persibo Owang Abong yang menjadi algojo Persiba gagal menjalankan tugasnya dengan baik.Tendangan kerasnya hanya membentur tiang gawang sebelah kanan Persibo.Padahal,penjaga gawang Saefudin saat itu mati langkah.

Setelah gagal menciptakan gol melalui eksekusi penalti,tim tuam rumah terus berusaha menekan pertahanan Persibo.sedikitnya ada empat peluang emas yang berhasil diciptakan lini depan Persibo.Namun,peluang-peluang itu gagal dimanfaatkan menjadi gol.Termasuk heading Gonzales pada menit ke-35.Meski berhasil lepas dari pengawalan pemain belakang Persibo,tandukan kerasnya masih sedikit di atas mistar gawang Persibo.
Sebaliknya,tim tamu juga sempat menciptakan dua peluang emas di babak pertama.Salah satunya,melalui gelandang Iswandi Da’i.Namun,tendanganya dari luar kotak penalti berhasil di mentahkan penjaga gawang lawan.

Memasuki babak ke dua,persibo mencoba menaambah daya gedor dengan memasukan Ali Usman untuk menggantikan M Budiman.Mantan striker Persela itu di tugaskan membantu Varney Pas Boakai yang pada babak pertama bekerja sendirian.Pada menit-menit awal di babak ke kedua ini,sempat menguasai pertandingan.Beberapa kali mereka berusaha melancarkan serangan.Namun upaya pemain Persibo untuk mencuri gol terbentur pada peluit tanda offside yang dibunyikan wasit.karena merasa sering di rugikan wasit,mental bertanding pemain persibo menurun.Kesempatan itu di manfaatkan pemain Persiba untuk tampil menekan.Melihat anak asuhnya tertekan,pelatih Gusnul Yakin kemudian memasukan Joko Sugiarto menggantikan Eugene Jlah Gray.Pergantian itu mengisyaratkan Persibo ingin bertahan dan berharap pertandingan berakhir tanpa gol.Strategi bertahan yang diterapkan mantan penasihat Persipur Purwodadi itu terbukti mampu meredaam permainan tim tuan rumah.Hingga pertandingan usai,tak ada sebiji gol pun tercipta.

Ketua umum Persibo Kupyanto Setyono mengaku bersyukur dengan hasil tersebut.Apalagi,hasil imbang tanpa gol itu diraih di bawah tekanan suporter dan wasit yang berat sebelah.”ini merupaaakan hasil yang luar biasa bagi kami,”tuturnya.
Dia berharap agar para pemain Persibo tetap menajaga pola permainan dan semangat bertanding.Sebab,kamis lusa Persibo harus melakonilaga lanjutan ke kandang PSIR Rembang.”Dan yang lebih penting lagi adalah stamina karena waktunya terlalu berdekatan ,”imbuhnya.
Hasil imbang kemarin menambah pundi poin Persibo.Namun,hasil itu tak mampu mengatrol posisi Persibo di klasmen sementara.Dengan hanya menambah satu poin.Persibo harus rela turun satu strip ke peringkat 4 dengan nilai sembilan,hasil tiga menang dan tiga kali seri.Sebenarnya,poin yang di raih Persibo sama dengan PSIR Rembang yang kini menduduki peringkat ketiga.Namun,Persibo kalah dalam hal selisih gol.

Sebaliknya bagi persiba.Hasil seri kemarin cukup bagi mereka untuk kembali untuk ke puncak klasmen sementara.Mereka menggeser Persid Jember yang sama-sama mengoleksi 13 poin,tapi kalah produktivitas gol.(Radar Bojonegoro)

Persik Nyaris Dipermalukan Persibo

Thursday, May 17th, 2007

Persik mengawali kiprahnya di ajang Copa Indonesia dengan hasil kurang memuaskan. Bermain di kandang sendiri, skuad juara Ligina XII ini membuang keuntungan dengan hanya bermain imbang 2-2 (1-1) dengan lawan yang, secara kualitas, notabene berada di bawah mereka yaitu Persibo Bojonegoro, tadi malam.

Bahkan, Persik sempat dua kali tertinggal. Yaitu melalui gol-gol yang dicetak oleh Iswandi Dai menit ke-14 dan Varne Pas Bokay menit ke-46. Memang, akhirnya Persik bisa menyamakan kedudukan. Namun, dua gol balasan yang membuat kedudukan berimbang itu dihasilkan dari titik penalti. Dua-duanya dicetak Christian Gonzales pada menit ke-26 dan 84.

Kegagalan meraih kemenangan jelas merupakan kerugian besar bagi Persik. Karena leg kedua akan berlangsung di kandang Persibo. Dan musim lalu, Persik harus menelan kekalahan ketika bermain di Stadion Soemantri Brojonegoro yang kondisinya kurang layak.

Hasil imbang tersebut juga sangat kontras dengan ambisi pelatih Daniel Roekito sebelumnya yang ingin mencari kemenangan besar. Pendek kata, saat ini posisi Persik benar-benar di ujung tanduk. Sebab, bila ingin tetap berkiprah di ajang Copa Indonesia maka Macan Putih harus memenangkan pertandingan. Atau, paling apes, harus memaksakan hasil imbang dengan skor 3-3 atau di atasnya.

“Peluang kami belum habis. Di leg kedua kami akan berjuang habis-habisan. Kami hanya butuh kemenangan 1-0,” ucap Daniel Roekito kemarin.

Kontras dengan kubu Persik yang keluar lapangan dengan tertunduk lesu, skuad arahan Gusnul Yakin menyambut hasil tersebut dengan suka cita. Selain berhasil menahan imbang tim kuat seperti Persik, peluang mereka juga terbuka lebar.

“Kami tinggal memanfaatkan main di kandang sendiri agar tidak kebobolan saja. Imbang tanpa gol menguntungkan kami,” kata Gusnul Yakin.

Gusnul pun bisa tersenyum. Sebab, dalam pertandingan kemarin dia tak memainkan skuad utamanya. Dan pada leg kedua nanti, dia bisa melakukan hal itu.(JP)

Copa Indonesia : Persibo dijamu Persik

Wednesday, May 16th, 2007

Malam ini,Persibo Bojonegoro bakal dijamu oleh tuan rumah Persik Kediri dalam laga babak utama Copa Idonesia 2007.Sadar kekuatan lawan ,tim kebanggan warga Kota Ledre ini tidak mematok target muluk-muluk.

“Kita semua tahu,Persik merupakan tim terbaik di tanah air saat ini.Tapi,kami tetap akan berusaha meredaam mereka besok (malam ini,Red),”tutur asisten pelatih Persibo Gatut Amansari kepada Radar Bojonegoro kemarin.

Menurut dia ,tim berjuluk macan Putih tersebut bukanlah tim kacangan.Selain sebagai jawara Liga Indonesia tahun lalu,Persik dikenal sebagai tim yang bertabur bintang.Meski demikian,lanjut Gatut,nyali tim Laskar Angling Dharma ini tidak akan ciut hanya karena berbagai label yang melekat di Persik.

Prisipnya kami tetap ingin mencuri poin dari Persik.Sebab ,itu akan menjadi modal berharga bagi tim kami dalam laga selanjutnya,”akunya. Gatut menambahkan,hingga tadi malam pelatih Gusnul Yakin belum menentukan komposisi tim yang bakal diturunkan menghadapi tuan rumah. Namun,tim pelatih telah memiliki gambaran pemain yang bakal diplot untuk meredam kegarangan anak asuh Daniel Roekito tersebut.”Besok pagi (pagi ini,Red) kami baru putuskan itu usai meeting,”tuturnya.

Sementara itu kubu Persibo memilih merendah dalam leg pertama ini.Pelatih Persibo Gusnul Yakin mengatakan persibo akan tampil maksimal dan berusaha untuk mengimbangi persik.”Persik itu salah tim terbaik di indonesia.Mereka sangat kuat di semua lini,”pujianya.

Pelatih Gusnul Yakin menambahkan,meski tiga pilar Persik,yakni stopper Aris Budi Prasetyo,winger Erol Iba,dan striker Budi Sudarsono harus absen karena ikut pelatnas PSSI di Samarinda,kekuatan tim tuan rumah tidak akan berkurang jauh.Alasanya,pemain pelapis Persik punya kualitas yang tidak jauh berbeda.Meski demikian,gunsnul menandaskan pihaknya akan menggunakan modal semangat tinggi untuk membuat kejutan.”Kalau ada kesempatan mencuri poin kami juga tak akan menyia-nyiakan,”Katanya.

Namun,Gusnul saat ini dipusingkan dengan jadwal melawan persiba yang sangat mepet.Yakni,hanya berjarak empat hari dari pertandingan melawan Persik.Karena itu,harus pandai mengatur rotasi. Bila ngotot meladeni Persik,mereka bisa kehabisan tenaga.

Mantan penasehat teknis Persipur Purwodadi itu menambahkan,dia tak ingin pemainnya cedera dalam pertandingan nanti.”Target kami itu di divisi I lolos ke divisi utama.Jadi kami akan lebih fokus ke itu,”Katanya.

“Kami harus bisa tampil bagus di Bantul.Jadi di Kediri kami tak boleh kehabisan tenaga,”imbuhnya.

Sementara itu,Boromania,salah satu kelompok pendukung Persibo menyatakan bakal mengiringi perjuangan Bambang Sumantri dkk di Stadion Brawijaya Kediri malam ini.”Kami akan ngelurung ke Kediri,dan siap memberikan dukungan moral kepada Persibo,”Ujar presiden Boromania Abdul Karim kepadaa Radaar Bojonegoro kemarin.
Pria yang kerap di sapa Cak Dul itu mengatakan,dirinya telah berkominikasi dengan Persik Mania (pendukung Persik). Sejauh ini,lanjut dia,Persik Mania menyatakan kesediannya untuk menerimaa kedatangan dari suporter kesebelasan dengan kostum kebanggaan oranye tersebut.
Cak Dul berharap Persibo nanti dapat memperlihatkan permainan terbaiknya.Meski lawan yang dihadapi levelnya jauh lebih tinggi,dia yakin pemain Persibo dapat meredam Hariyanto dkk.”Kami berharap pemain Persibo dapat bermain total besok (malam ini,red),”Katanya.(sumber radar Bojonegoro)