Sudah sepekan lebih Nurdin Halid berada dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba. Meski berada di balik jeruji besi, sosok ketua umum PSSI itu masih saja mengumbar kontroversi. Seperti yang terjadi Jumat (21/9) pekan lalu. Diam-diam, dia membuat keputusan mengejutkan.
Apa itu? Lewat rapat Executive Committee (Exco/komite eksekutif), Nurdin memutuskan perubahan frontal di kompetisi Liga Indonesia musim depan. Kompetisi sepak bola Indonesia tahun depan dibagi dalam lima strata. Yakni, Superliga, Divisi Utama, serta Divisi I, II, dan III. Strata itu memang tidak terlalu bermasalah. Yang aneh adalah jumlah kontestan di tiap-tiap strata tersebut.
Untuk Superliga, sudah tidak ada masalah karena dihuni 18 tim. Divisi Utama menjadi 34 tim, Divisi I 48 tim, dan Divisi II 84 tim. Sedangkan Divisi III, jumlahnya tidak terbatas. Rincian itu tertuang dalam surat keputusan Kep/12/NH/IX/2007 yang ditandatangani Nurdin pada 23 September alias Minggu lalu.
“Ya, betul, ada SK tersebut. Cuma, SK itu masih sekadar menyebutkan jumlah peserta kompetisi dan belum berbicara masalah format. Sebab, format kompetisi masih nanti, menunggu kompetisi Divisi Utama musim ini selesai,” ucap salah satu anggota Exco Iwan Budianto setelah berkonsultasi dengan koleganya di Exco, Mafirion, kemarin (27/9).
Keluarnya SK tersebut jelas semakin menunjukkan bahwa PSSI di bawah kendali Nurdin merupakan organisasi yang tidak pernah lepas dari sikap inkonsistensi. Betapa tidak, dalam Manual Liga Indonesia (MLI) 2007, jumlah kontestan Divisi Utama musim depan disebutkan sebanyak 18 tim. Jumlah itu berasal dari sepuluh tim yang bertahan di Divisi Utama plus delapan tim yang promosi dari Divisi I.
(more…)